Social Icons

Pages

Featured Posts

Rabu, 19 Juni 2013

Jangan takut tidak naik kelas

Kebanyakan orang sangatlah takut untuk tidak naik kelas, maka cara apapun mereka lakukan agar bisa naik kelas. Kali ini saya akan mengemukakan pendapat saya scr singkat mngapa kita tdak usah takut tidak naik kelas.
Sebenarnya boleh juga takut tidak naik , tapi jangan berlebihan . kalau sudah mentok yah gimana lagi, daripada dipaksakan di tahun berikutnya malah tambah ga bisa ??
kemungkinan yg lain mungkin bakat anda tidak pada bidang akademik tetap non-akademik, misalnya sja bakat anda pada bidang seni , memang seni diajarkan d sekolah tapi tidak semuanya. Misalnya saja seni theater, seni memahat, puisi, tari, musik, bela diri atau bahkan olahraga seperti basket , dsb ...
Jadi cobalah mencari bakat2 apa yg anda miliki di bidang non-akademik, biasanya di bidang tersebutlah lebih mudah mendapatkan pekerjaan, karena jarang orang yg berpikiran seperti itu, karena stress yg diberikan oleh pihak sekolah. 

Mengapa sih sekolah hanya mengajarkan matematika,biologi,kimia,geografi, dll ?? karena banyak orang yg mempelajari hal itu, jadi mengapa hal tersebut diajarkan ? karena mudah diajarkan d sekoslah. kalau banyak orang yang bisa mempelajari hal tersebut, berarti banyak tenaga kerja d bdang trsebut sedangkan lapangan pekerjaannya sedikit, berarti ga berguna donk.

jika ada yg kurang berkenan mohon maaf sebesar-besarnya ...

Nilai Rapor

pernakah anda dimarahi ortu gara2 nilai rapor anda yg jelek atau menurun, atau bahakan anda tidak naik kelas ??
saya rasa hampir semua orang pernah mengalaminya, sebenarnya simple saja setiap nilai tidak mungkin akan naik secara terus-menerus pasti ada saatnya untuk konstan bahkan turun entah itu drastis maupun tidak.
Misalnya saja jika nilai matematika si A tahun lalu 75, thun depan 85, thun depan 97, thun depan 100 nah tahun depan apakah nilai tersebut bisa naik lagi ? tentu saja tidak kan ?
begitulah faktanya, jadi bagu para orang tua tolong agar tidak memarahi anaknya jika nilainya jelek atau turun
asalkan anak tersebut rajin belajar dengan sungguh-sungguh ...
jadi janganlah menuntut nilai anak anda, toh nilai para orang tua juga belum tentu sebagus nilai anaknya ...        

Selasa, 02 April 2013

Diriku

Nih cerita ku
temen-temenku banyak yg bisa juara, banyak yg bisa ikut banyak olimpiade, banyak juga yang jenius-jenius. Lain ama aku, kemampuan berpikir ku rendah sekali. Banyak temen cowokku yg bisa main gitar, makanya banyak dideketi cewek, aku ga bisa main alat musik sama sekali sedangkan di lingkunganku banyak cewek yang suka sama cowok yang bisa main gitar. Terus suaraku kalo nyanyi fales banget, sedangkan kebanyakan temen cowokku ngga , sehingga banyak cewek yang kagum sama mereka. Tapi di balik kelemahan kia pasti juga punya setidaknya 1 kelebihan, aku bisa ngedance tapi itu pun ga terlalu bagus. Aku masih belum tahu kelebihanku yang lainnya apa. Tapi aku yakin bahwa suatu saat kelebihanku akan dibutuhkan di dunia kerja. Jangan menyerah.

Selasa, 12 Februari 2013

Keadaan Sekolah di Indonesia


Saya adalah warga negara asli Indonesia, jadi saya sudah bersekolah di Indonesia sejak saya TK,SD,SMP, hingga saya SMA saat ini. Saya disekolahkan orang tua saya di sekolah swasta biasa saja, bukan sekolah internasional. Apakah saya senang atau puas sekolah di Indonesia ? Tentu jawaban saya TIDAK, mengapa ? Karena sekolah-sekolah di Indonesia tidaklah fokus, contohnya saja ada banyak sekali mata pelajaran yang kita pelajari baik suka maupun tidak suka, mau tidak mau. Seharusnya kita hanya fokus pada bidang tertentu saja, yang kita bisa dan kita gemari. Karena tidak semuanya itu akan berguna di kemudian hari kelak. Bagaimanakah seorang guru yang tidak bisa menguasai semua mata pelajaran menyuruh kita mengusai semua mata pelajaran ? Contohnya coba saja guru mat untuk olar raga atau kesenian, guru fisika untuk menghafal sejarah atau biologi, pasti mereka tidak akan bisa. Semua guru ingin menjadikann murid-muridnya guru, guru sejarah ingin muridnya pintar seperti guru sejarah, guru matematika ingin muridnya pintar seperti gurunya, dll. Lalu bagaimana dengan anak yang bisa menguasai semua mata pelajaran ? Sekali lagi, tidak semuanya akan terpakai di kemudian hari. Terus bagaimana dengan kita yang sudah terlanjur tidak masuk sekolah internasional? Janganlah khawatir, fokuslah pada apa saja yang anda tekuni dan beri nilai yang cukup saja, tidak lebih pada mata pelajaran yang tidak kita tekuni. Jika ada orang tua anda di rumah anda, tolong panggillah mereka dan membaca tulisan saya sebentar saja, dan jika orang tua yang membaca tulisan saya, saya hanya ingin mengingatkan jangan memberi les tambahan pada anak anda mata pelajaran yang lemah, tetapi berilah les tambahan pada mata pelajaran yang kuat agar anak-anak anda dapat fokus kepada apa yang mereka sedang tekuni.

Saya menulis kembali ide ini bedasarkan pendapat Deddy Corbuzier tentang keadaan sekolah di Indonesia

Jika anda tersadar dengan tulisan ini, saya di sini memberikan selamat dan tepuk tangan yang meriah untuk anda.
Saya Yosua Kristanto, mohon komentar dari anda, maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan, terima kasih.

Kamis, 13 Desember 2012

Pengalaman Perihal Memberi

Suatu hari saat aku pulang dengan naik angkot, ada seorang teman mamaku yang aku hanya sekedar mengenalinya, ia membawa 2 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Yang pertama Sd dan yang satunya masih TK.
Dari penampilannya, ia sudah dapat ditebak golongan ekonomi yang sangat berkekurangan, tapi ketika aku hendak turun dari angkot, ia berkata "Sampeyan tinggal mas, saya bayarin" . langsung saya saya tanggapin dengan terimakasih, soalnya kalo saya tolak kan engga enak ntar dipikirnya sombong hehehe,,

Dari pengalaman tersebut hal yang dapat saya pelajari adalah dalam hal memberi tidak hanya bisa dilakukan oleh orang kaya atau orang yang berduit aja, tapi juga dari orang yang kurang mampu. Jadi, orang kaya adalah mereka yang bisa memberi dan menolong sesamanya dengan ikhlas .....

Live Report on Jedong (tugas sekolah)

Pada hari Jumat (saya lupa tanggal brapa, hehehehe) kami kelas XI retreat ke Jedong, sebenarnya juga dengan kelas XII tapi karena masalah uang kegiatan yang dibayar di awal tahun ajaran sudah habis, jadi mereka tidak ikutan. Tapi sebenarnya mereka mengajukan dan siap membayar sejumlah uang tapi tetap saja tidak di izinkan oleh otoritas ,,, entah mengapa ...

Hari pertama,,,,
Kami tiba di sana sekitar pukul 8 pagi, kemudian langsung mengikiuti aula untuk kebaktian.... di hari pertama acaranya lumayan seru, malamnya ada seminar tentang IT, pemutaran film dan talent show sampai larut malam (aku sampai ketiduran) hehehe ... apalagi di sana jarak antara kamar, ruang makan, tempat kebaktian jauh banget, tapi maih untung jarak ke kamar mandi ngga jauh hahahahha, kalo jauh ga mbayangin gimana jadinya hhahaha ,,,

Hari kedua ,,,
Dengan semangat 45 langsung aja aku cabut mandi dan siap-siap pemanasan untuk out bound, out boundnya seru banget, karena mainnya sampai capek n main lumpur nya yang buat seru heheheh (sebenernya jijik juga c awalx). hahahahhaha .....
Setelah outbound kami langsung mandi, makan dan pulang dechh ....

TAMAT ....

Senin, 26 November 2012

apakah menyalakan lampu kendaraan saat siang hari berguna ?

DI tahun 2012 ini ada suatu peraturan yang mnrut saya itu aneh banget
masa siang bolong yang terang benerang itu kita disuruh oleh pihak kepolisian untuk menyalakan lampu, apakah ngga kliatan kalo ada motor, malah kalau lampunya dinyalakan kan tambah silau dan dapat menghalangi penglihatan
atau, jangan-jangan pembuat aturan ini bermaksud agar ia tetap dikenang saat ia sudah turun dari jabatannya dengan dibuatnya aturan menyalakan lampu di siang bolong ???
Tentu hal ini sangatlah aneh dan tidak beermanfaat ...
padahal kita kann harus hemat energi, kalau seperti ini terus bumi akan semakin panas dan sumber energi akan cepat habbiss ....
 

Sample text

Sample Text