Shallom …
Yang terhormat
bapak / ibu guru.
Dan teman-teman
yang saya cintai.
Pertama-tama
marilah kita kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yesus yang telah menyertai
kita sehingga kita dapat berkumpul bersama
di tempat ini dalam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun, terimakasih
atas kehadirannya dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan
pidato tentang bagaimana cara menggunakan Facebook dengan bijak .
Facebook adalah
salah satu media jejaring sosial yang banyak digunakan di masyarakat, dengan
Facebook kita dapat berkomunikasi dengan orang lain. Facebook memiliki sisi
positif dan negatif. Jika dilihat dari sisi positifnya, Facebook tentu saja
sangat berguna dalam berbagai hal. Contohnya sebagai media pertemanan, banyak
orang yang awalnya tidak saling mengenal kini dapat saling mengenal melalui jejaring
sosial Facebook, Faceboook juga berfungsi sebagai media komunikasi untuk
berhubungan dengan orang yang berada di tempat yang jauh, dan tidak sedikit
orang yang kehilangan jejaknya bisa bertemu kembali berkat adanya Facebook.
Di samping sisi
positifnya, Facebook juga memiliki sisi negatif. Telah banyak orang yang
terpengaruh tipu muslihat teman Facebooknya sehingga banyak sekali kasus-kasus
kejahatan. Seperti penculikan, perdagangan manusia, dan lain-lain.
Para hadirin
yang berbahagia, perlu saya ingatkan bahwa menulis status yang sembarangan di
Facebook merupakan tindakan yang salah. Telah banyak kasus yang berkaitan
dengan penulisan status yang tak bertanggung jawab di Facebook sehingga penulis
status tersebut dapat dituntut oleh pihak yang merasa tersinggung. Kemudian,
janganlah menulis status tentang anda saat ini berada di mana atau sedang bepergian ke mana, karena hal tersebut
merupakan informasi yang akurat bagi orang-orang jahat yang ingin mencuri
barang-barang di rumah anda saat anda berpergian. Bila anda ingin menulis
status tentang ke mana anda bepergian, tulislah status tersebut setelah anda
kembali pulang ke rumah atau setelah anda melakukan perjalanan tersebut.
Sebagai orang yang berpikir rasional, janganlah menulis status yang
menjelek-jelekkan, merendahkan, dan menjatuhkan pihak lain, tetapi tulislah
status yang dapat menjadi berkat bagi siapapun yang membacanya.
Selanjutnya,
saya ingin menghimbau anda agar jangan memasang foto profil yang super seksi
atau sedang bercumbu dengan pacar. Karena hal tersebut dinilai kurang sopan,
siapa sih yang ingin punya teman yang kurang sopan atau ber”image” buruk? Jika anda merasa cantik dan ingin dianggap cantik oleh dunia, maka
perlihatkan kecantikan dan pose menarik Anda. Tentu di dalam batas-batas
kesopanan.
Penulisan nama di dalam Facebook jangan
disamarkan agar teman-teman anda dapat mengenali dan mencari anda. Dalam
penulisan nama sebaiknya janganlah dilebih-lebihan karena dapat menimbulkan
kesan yang negatif bagi orang lain, sehingga mereka merasa risih dengan anda.
Janganlah menuliskan sesuatu atau melampirkan
link blog yang hanya berisi tentang curahan isi hati anda, karena dari sana
orang-orang akan mendapatkan gambaran tentang siapa anda. Jika menulis memang
hobby anda, simpanlah tulisan yang bersifat pribadi tersebut untuk diri anda
sendiri dan jangan dicantumkan di jejaring sosial anda.
Dalam chatting atau obrolan, janganlah anda
menggunakan huruf kapital atau tanda seru yang berlebihan, karena hal tersebut
dianggap anda sedang membentak atau sedang marah. Sebaiknya gunakanlah emoticon
yang sesuai dengan apa yang anda bicarakan.
Seringkali bagi anda yang memiiki kamera
sangat suka mengunggah foto, baik itu foto diri anda sendiri maupun teman anda.
Saat mengupload foto teman anda, sebaiknya anda meminta izin teman anda agar
tidak terjadi salah paham atau tidak enak di belakang, karena ada beberapa
orang yang tidak terlalu percaya diri dengan dirinya, atau mungkin karena
alasan yang lain.
Selain itu,
berhati-hatilah dalam memilih teman di Facebook. Pilihlah teman yang
benar-benar ingin berteman dengan anda. Berhati-hatilah dalam menambahkan atau
menerima pertemanan, banyak orang yang memiliki niat jahat dengan menggunakan
nama samaran. Jadi berhati-hatilah dalam berteman di Facebook.
Para hadirin yang
saya cintai, alangkah indahnya jika kita menggunakan Facebook secara bijaksana.
Jangan sampai kita lupa akan waktu, keluarga, dan teman yang selalu menemani
kita sebelum adanya Facebook.
Para hadirin,
semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda. Telah banyak korban
Facebook yang dapat kita jadikan contoh agar kita dapat berhati-hati.
Cukup sampai di
sini, pidato saya akhiri. Mohon maaf bila ada kata-kata yang salah atau kurang
berkenan di hati para hadirin. Terimakasih atas perhatiannya. Tuhan Yesus
memberkati.
